Kehidupan, Perasaan, Uncategorized

Biar Kata Nggak Ada yang Mbaca, Jangan Pernah Berhenti Menulis!

Hidup di era ini segalanya serba dinilai dari popularitas. Berapa jumlah likersnya? Berapa followernya? Berapa kali di share? Ya ya ya, nggak ada yang salah sama itu semua. Tapi coba tanyakan ke hatimu lagi, periksa lagi apa niatmu untuk menulis? Jika hanya ingin mendapatkan popularitas, ku sarankan agar segera kau kemasi alat-alatmu itu. baca lebih lanjut

Resensi Film, Uncategorized

Istirahatlah Kata-Kata

Sudahkah kalian melihat sebuah Film Cerdas tahun ini? Sebuah film yang berjudul Istirahatlah Kata-Kata. Film ini berlatar belakang kehidupan Orde Baru yang sarat kontroversial dan misteri.  Tentu saja kehidupan di zaman itu tak dapat disamakan dengan kehidupan masa kini. Ada banyak perbedaan tergambar di dalamnya, salah satunya yang paling terkenal adalah kebebasan untuk berpendapat.

Sebagai salah satu anak dari generasi 90 an, seringkali saya mendengar cerita dari Bapak Ibu tentang hilangnya para penyair yang bersuara vokal, salah satunya adalah sosok Wiji Thukul yang diangkat dalam film ini. Wiji Thukul pernah menulis sebuah bait yang cukup vokal yakni “Jangan kau penjarakan ucapanmu, jika kau menghamba pada ketakutan, kita hanya akan memperpanjang barisan perbudakan.” baca lebih lanjut